Jelang kontra Bhayangkara FC kabar buruk kembali menghampiri Persib Bandung. Bagaimana tidak gelandang pengangkut air Persib, Dedi Kusnandar mengalami cedera saat berjumpa Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (27/5/2018) kemarin.
Seperti yang kita ketahui Dedi harus menepi di pertandingan lawan Bali United tepat pada menit 53. Pemain bernomor punggung 11 ini memgalami masalah pada kaki kanannya pasca berduel dengan Stefano Lilipaly hingga meringis kesakitan.
Menanggapi hal tersebut, dokter tim Persib Rafi Ghani mengabarkan jika Dedi memang alami memar dan pembengkakan di bagian atas ankle kaki kanan. Sang pemain kini dalam observasinya selama satu hari dan akan melihat perkembangannya Selasa (29/5/2018) besok di latihan. Seperti yang dilansir persib.co.id (28/5/2018).
Rafi juga menjelaskan, cedera yang dialami Dedi bukan tergolong cedera berat, yang dirasakan pemain tersebut hanya memar karena benturan. Tim dokter berharap kondisi pemain membaik hingga agar bisa tampil lawan Bhayangkara FC, Kamis (31/5/2018).
Sebagai tambahan informasi, pada pertandingan lalu Dedi sempat terlihat sedikit memaksakan. Dimana ketika ia meringis kesakitan atas tackle Stefano, sehingga dirinya mendapat perawatan menit 27 dan kembali masuk bermain. Tak hanya itu rasa sakit kembali terasa memaksanya untuk kembali ditandu menit 44 pasca melakukan tendangan canon ball yang melambung jauh.
Sehingga pada menit 53, pemain berusia 26 tahun tersebut menyerah dan diganti Eka Ramdani. Dokter menyangkal bila pemain yang akrab dipanggil Dado ini memaksakan bermain, pasalnya pemeriksaan pertama ia masih mampu berlari dan beraktivitas.
Jadi semoga cedera yang dialami Dado tidak parah agar bisa kembali pulih dan tampil ketika melawan Bhayangkara FC nantinya
Advertisement




