Need for Consolidation Between NBFCs and Fintech Companies
The fintech sector is growing at a very fast pace. In fact, fintech lending is not just another distribution channel but it is much more than that. This makes consolidation between traditional lenders like Non-Banking Financial Companies (NBFCs) and the modern-day fintech companies the need of the hour. Why? Well, NBFCs have an inherent advantage which fintech companies might not have, similarly, fintech companies have nimbleness and technology which acts as a great equalizer.
Kisah seorang pemain asal Eropa ini mendadak menjadi sorotan di saat kedatangannya ke Indonesia pada beberapa waktu lalu. Dia jauh-jauh datang ke Indonesia akan tetapi sayangnya pada saat itu dia mengalami fase kurang memuaskan dalam perjalanan kedatangannya.
Radja Nainggolan merasa tidak nyaman dengan sikap yang didapat saat datang ke Indonesia, maksud hati ingin bertemu dengan Keluarganya akan tetapi perlakuan yang ia dapatkan malah membuat ia kecewa berat.
Tepat empat tahun lalu Nainggolan datang ke Indonesia, dan pada saat itu Dia hendak menemui Ayahnya yaitu Marinus. Akan tetapi perlakuan sang Ayah yang diharapkan Nainggolan ternyata berbanding terbalik.
Benefits of NBFCs’ and Fintech Companies’ Collaboration
Typically, the growth of the NBFCs is accelerated with the fintech firms as the latter equips them not just to increase their efficiency but set a platform for their sustainability as well. In fact, the micro-scale operations of the NBFCs can be easily expanded and performed at a global scale if they join hands with the technology partners in the form of fintech firms.
Efficiency and sustainability are not just the only two factors that vote for the collaboration between these two financial set ups but there are several other dimensions to it as well. These include:
Ayah Nainggolan malah mengabaikan dia dan malah meminta uang kepadanya seperti dikutip dari Bola (3/9/2018).
Padahal maksud hati Nainggolan ingin memberikan maaf dan memberikan dia kesempatan, akan tetapi atas perilakunya itu membuat saya kecewa usai jauh-jauh dia pergi dari Eropa ke Indonesia. Hal yang menambah kecewa Nainggolan adalah lantaran sang Ayah yang tidak tahu malu padahal dahulu dia sudah meninggalkan Nainggolan di mana ia hanya dihidupi oleh sang Ibu.
Advertisement

